Ilustrasi Goa Liang Bangkai di Mantewe, Tanah Bumbu

Goa Liang Bangkai

Turun ke lorong karst yang sejuk: lukisan dinding gua, stalaktit aktif, dan gema ribuan kelelawar di kaki Meratus.

Daerah
Dukuh Rejo, Mantewe
Waktu terbaik
Pagi
Cocok untuk
Alam · Sejarah · Edukasi · Adventure · Foto/video
Akses
Desa Dukuh Rejo, Kec. Mantewe · ±50 km dari Batulicin, ibu kota kabupaten

Kenapa ke sini?

Datang pagi saat udara masih segar: susuri lorong gua satu per satu, amati lukisan dinding dan formasi karst, lalu naik ke jalur sepeda keliling gunung.

Keluarga aman?

Cek akses dan waktu terbaik sebelum berangkat.

Foto bagus?

Ya. Datang pagi atau sore untuk cahaya terbaik.

Goa Liang Bangkai adalah destinasi wisata alam, sejarah, dan edukasi di Desa Dukuh Rejo, Kecamatan Mantewe. Situs purbakala seluas 60 hektare ini berada di kaki pegunungan Meratus dan menjadi salah satu geosite penting dalam Geopark Meratus.

Yang bisa dinikmati

  • Kompleks gua luas: puluhan lorong dan jembatan batu dengan nama khas seperti Gua Utama, Gua Tujuh Pintu, Gua Putri, Gua Candi, dan Gua Salju.
  • Jejak prasejarah: bukti hunian manusia purba dari era 3.000 SM berupa artefak, lukisan dinding gua, hingga kerangka tulang.
  • Fenomena geologis: interior batuan karst dengan formasi stalaktit dan stalagmit yang masih aktif berkembang.
  • Daya tarik ekologis: ekosistem tempat bersarangnya ribuan kelelawar serta danau bawah tanah kecil berair jernih.
  • Fasilitas pendukung: jalur sepeda keliling gunung, panggung pertunjukan, dan deretan gazebo untuk bersantai.

Liang Bangkai paling pas dinikmati pagi hari untuk menyusuri gua dengan cahaya dan udara yang bersih. Kenakan alas kaki yang nyaman untuk medan karst dan siapkan penerangan tambahan saat masuk lorong gua.

Sebelum pulang

Bawa pulang rasa daerah

Pentol ikan Pagatan, tenun Pagatan, hingga sasirangan Pulau Burung memperpanjang cerita perjalanan lewat produk lokal yang bisa dibawa pulang.

Cari oleh-oleh